Halaman

Senin, 15 Juli 2013

KAMIS, 28 JUNI 2012



Hari kedua registrasi asrama tpb.
Tiba-tiba teringat ada jarkom sms terkait adanya seminar dari perusahaan lumbung flour mill. Acara ini merupakan ajang recruitment staff melalui MT program for fresh graduate. Pertamanya sama sekali tidak tertarik untuk ikut. Hingga pada akhirnya berfikir dan mencoba melihat peluang di bidang itu. Sempat bimbang memang menentukan pilihan antara tetap ada di A5 atau hadir sebentar.  Pagi itu sholat subuh hendak dimulai, subhanalloh maha suci engkau ya Rabb yang telah memberikan nikmat sholat subuh berjamaah di mushola. Barisan saf di mushola penuh sekitar 7x10 orang. Rasanya hangat. Ini subuh pertama mereka di asrama. Selesai sholat berjamaah shubuh, kami melakukan kultum. Ghiroh / semangat yang luar biasa saat menyampaikan kultum. Selalu teringat perkataan bang J, bahwa mereka dan kita SR diibaratkan kaum ansar yang menyambut kaum muhajirin.
Saya tidak terlalu paham dengan materi sejarah nabi. Tetapi saya sangat senang disaat ada orang yang menceritakan itu kepada saya. Rasanya serperti ditransfer semangat ^_^. Jalan ini sudah ada digariskan oleh Allah SWT. Syukurku berada dalam ukhuwah ini. Setiap bertemu rasanya merindukan surga yang kelak akan mempertemukan kembali ukhuwah ini.
Undangan seminar perusahaan pun sempat tak ku tertarik mengikutinya, karena penyambutan ini terlalu berarti bagiku. Namun, akhirnya saya memutuskan menghadiri seminar terlebih dahulu. Dalam seminar tsb, dilakukan penyeleksian langsung untuk dapat bekerja di bulan juli ini. Bukan saya tidak mau bekerja,tetapi amanah akademik dan amanah dakwah ini belum tertunaikan.
Kadang merasa bersalah kepada ibu karena akademik ini belum juga tertunaikan, ibu…ridhoi uwi menjalankan amanah-amanah ini disini.
Rasanya semakin lekat dan cinta dengan amanah ini, aku bersyukur.
Seperti hati sebelumnya, evaluasi bada magrib sekaligus makan bersama. Setelah nya melanjutkan perjuangan lagi di lorong, perkenalan..
21.30 kegiatan ini baru selesai, lalu aku merekap uang danus. Dan jumlahnya sangat besar. jadi teringat masa-masa dengan ayah :’)
Lelah seperti ini sangat kurindukan Ya Allah, tidur sebentar dan sholat malam, sungguh sangat bersyukur atas karuniaMu. Prepare untuk apel pagi^_*

Rabu, 27 Juni 2012





Hampir dua tahun saya memegang amanah di asrama, angkatan 47 dan 48 tapi baru di angkatan 49 ini saya turut serta berkontribusi dalam OH asrama. Semangat yang berbeda disaat kekuatan ruhiyah dan lahiriyah menyala. Mungkin begitu aku menggambarkannya. Rasanya penyambutan ini harus bisa meraih hati adik-adik TPB, generasi yang harus dicetak menjadi generasi yang gemilang, geminlang hati, fikroh, dan attitude.
Hari ini bermula dari hari kemarin. Berawal dari sebuah kebimbangan di persimpangan. Jujur, saat itu mungkin dua minggu yang lalu aku tidak bisa memutuskan apakah masih memegang amanah di asrama atau pulang saja dengan kondisi skripsi belum selesai. Akhirnya surat pembebastugaskan sekaligus surat tugas s.d OH selesai tepatnya 3 september 2012 aku terima. Itulah awal aku merasa ini adalah perjuangan terkhir di asrama dan aku harus melakukan sebisa yang kubisa. Jujur, disinilah aku menemukan perjuangan yang sesungguhnya, untuk apa kita hidup, untuk siapa, dan kepada siapa kita menyerahkan hidup ini. Tepatnya kita mesti sadar bahwa sanya kita bukanlah apa-apa tanpa manfaat untuk orang lain, agama, dan bangsa. Disinilah ketiga itu dirangkum.
Pagi nampaknya aku terlambat bangun, alarm pukul 4.00 tak kudengar, mungkinkah aku terlalu lelah dan terlalu larut tidur?  Ya Allah SWT kumohon mala mini, kuingin bertemu denganMu dalam sujud tahajudku, kuingin menggema tilawah dalam rindu kepadaMu, kuingin dan kuingin berpadu syahdu mencurahkan semuanya padaMu, dan kuingin panjatkan doa agar kelak generasi ini menjadi generasi rabbani yang menciiintai saudaranya, yang menyayangi semua makhluk ciptaanMu, yang saling mencintai karena Mu.
Walaupun tadi pagi tidak sempat ikut brifing karena dekorasi di A5 belum sama sekali dikerjakan, sehingga dengan barang dan waktu yang ada dekorasi dapat diselesaikan. Saat malam tadi kebingungan mau ngeprint form untuk danus dimana, email pengolahan data penelitian belum sempat di copy, dll. Hari ini luar biasa YA Alllah…ukhuwah ini sangat kurindukan setiap waktu…jika ukhuwah ini merajut cinta kepadaMu, tetapkan dan kuatkan ikatannya Ya Allah…tak ingin kulepas sedikitpun benang ini hingga akhirnya bukan dunia memutuskan kita, tapi akhirat menyambungkan cinta ini.
Melihat wajah orang tua mengantarkan putra-putrinya ke asrama sungguh membuatku terharu. Orang tua dengan segala usaha rela mengantarkan anaknya…pantaskah seorang anak itu berlaku kasar atau bahkan memaki orang tuanya.? Saat seorang ibu complain terkait anaknya nanti kerepotan , kejauhan, makan susah, kamrnya kecil,…dll. Tenanglah bu, anak ibu aman disini, dengan adanya beberapa hal tadi ibu paparkan maka itulah proses pendewasaan dan kemandirian anak ibu.
Mata ini pun hanya bisa melihat, hati ini jua pun hanya bisa merenungi, dan  malam ini sebenarnya ingin kutulis banyak hal. Namun cukupkan dengan satu kalimat ini, saat kita mendekat pada Allah SWT maka Allah akan mendekat kepada kita, semua ini kuingin hanya karena Allah dan karena ingin meraih Ridho Allah SWT.
Disaat para orang tua menitipkan anaknya kepada kita, secara langsung menyampaikan ibunya apakah kita benar-benar orang yang betul dalam membibing atau malah sama sekali tidak pantas.

Bukan Sekedar Profesi

Berasa masih liburan taunya sudah waktunya masuk sekolah...
Yak...Harus tetap semangat! "...berangkatlah kamu dalam keadaan ringan ataupun berat.." motivasi besar yang Sang Khalik berikan buat hamba-Nya..
Pernah dalam sebuah kajian seorang pemateri mengungkapkan, "Allah SWT menciptakan kita, dunia dan seisinya..itu artinya Ia menjamin semua kebutuhan makhluknya.." jadi tak usah khawatir kawan, Ia bersamamu

Suasana tahun ajaran baru selalu ditunggu oleh semua siswa...semangat baru selalu hadir dalam wajah mereka, tentu itu jua yang memberikan semangat tambahan untuk guru-gurunya, betulkah begitu..? bisa jadi...tapi tak pasti...

seorang pengajar, baik guru akademik, agama, atau pengajar lainnya pasti punya visi yang sama salah satunya mengajarkan ilmu, karena salah satu amalan yang takkan pernah terputus walaupun seseorang itu meinggal dunia..lalu apakah hanya itu..? tidak, tapi juga membentuk generasi Rabbani...dan motivasi untuk terus memperbaiki diri..
apakah hanya seorang profesi guru? tak hanya guru, semua profesi dalam bidang apapun mempunya akar tujuan yang sama, yaitu menyampaikan kebaikan kepada umat...
menjelang kepergian Rasulullah SAW, beliau terus mengucap "ummati, ummati..." kita adalah umatnya yang dipikirkan beliau di jaman dahulu kala...bukankah itu bukti cintanya kepada kita...? lalu kita pun pasti dan harus mencintainya..yaaaa....teruskanlah risalahnya!

sahabat, ada cerita seorang kawan....
ia adalah seorang bidan ... dakwahnya adalah pada pasiennya...
lalu kawan yang lain, ia adalah seorang Qualified Manajer sebuah perusahaan MLM, dakwahnya adalah anggota nya...
lalu kawan yang lain adalah seorang guide pendaki gunung, dakwahnya adalah orang-orang yang ia bimbing dalam pendakian...
lalu kawan yang lain adalah seorang penulis buku, tulisan dan setiap buku yang ia hadirkan untuk pembaca adalah dakwahnya...

dakwah...mengajak kepada kebaikan...
"...jika kamu menolong agama Allah SWT, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.." Q.S. Muhammad : 7